BUDIDAYA IKAN ADPTIF BANJIR SEBAGAI STRATEGI KEMANDIRIAN GIZI DAN PEMBERDAYAAN EKENOMI MIKRO MELALUI OPTIMALISASI POTENSI SUNGAI DESA
Kata Kunci:
Budidaya ikan, banjir, ekonomi mikro, ketahanan pangan dan pemberdayaan desa.Abstrak
Banjir musiman yang terjadi di banyak wilayah pedesaan Indonesia tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak serius pada ketersediaan pangan dan pendapatan masyarakat. Di sisi lain, potensi sungai desa yang melimpah belum dioptimalkan sebagai sumber ketahanan pangan dan ekonomi berbasis lokal. Artikel ini mengusulkan konsep budidaya ikan adaptif banjir sebagai strategi integratif untuk mewujudkan kemandirian gizi sekaligus pemberdayaan ekonomi mikro masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan bersifat konseptual, berbasis studi literatur dan analisis sistem adaptif, dengan menekankan pemanfaatan ikan air tawar seperti lele, patin, dan gabus yang memiliki ketahanan terhadap fluktuasi air dan lingkungan tergenang. Usulan program ini mencakup identifikasi wilayah banjir, pembangunan infrastruktur budidaya fleksibel (seperti kolam terpal dan keramba apung), pelatihan masyarakat, serta penguatan kelembagaan desa melalui BUMDes atau kelompok tani ikan. Hasil yang diharapkan adalah terbentuknya model pemberdayaan berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan konsumsi protein hewani, menciptakan lapangan usaha baru, dan mengubah paradigma banjir dari ancaman menjadi peluang produktif. Gagasan ini berpotensi direplikasi pada desa-desa lain dengan karakteristik geografis serupa, dan dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi program kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas.
Referensi
Firmansyah, Y. W., Setiani, O., & Darundiati, Y. H. (2021). Kondisi sungai di Indonesia ditinjau dari daya tampung beban pencemaran: Studi literatur. Serambi Engineering, 6(2), 1879–1890. https://serambiengineering.unsyiah.ac.id
Telaumbanua, C. A., & Halawa, V. J. (2025). Pengukuran parameter fisika pada Sungai Idanoi Desa Sifalaete. Habitat: Jurnal Ilmiah Ilmu Hewani dan Peternakan, 3(1), 27–36. https://doi.org/10.62951/habitat.v3i1.111
Aborode, A. T., Otorkpa, O. J., Abdullateef, A. O., Oluwaseun, O. S., Adegoye, G. A., Aondongu, N. J., Oyetunji, I. O., Akingbola, A., Scott, G. Y., Kolawole, B. O., & Komakech, J. J. (2025). Impact of climate change-induced flooding water related diseases and malnutrition in Borno State, Nigeria: A public health crisis. Environmental Health Insights, 19, 1–11. https://doi.org/10.1177/11786302251321683
Anonim. (2021). Mayoritas program pengentasan kemiskinan dan peningkatan ketahanan pangan yang diterapkan di desa masih bersifat top-down dan sektoral. Sosio Informa, 7(2), Mei–Agustus.
Fahrurrozi, A., Syakirin, M. B., Linayati, L., Rabbani, N., Syamsuddin, M. D., & Ikhsan, M. K. (2024). Pemanfaatan lahan tergenang akibat banjir rob di Kelurahan Degayu Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan untuk budidaya ikan kakap putih. Jurnal Abdi Insani, 11(2). http://abdiinsani.unram.ac.id
Irawan, H. (2024). Potensi dan pengelolaan perikanan. Kamiya Jaya Aquatic. ISBN: 97862309844488
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Seminar Nasional dan Call Paper

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

